KELAS : X MU’ALLIMIN Pesantren Persis 80 Sindangkasih Ciamis
PERTEMUAN KE- :
1
MATA PELAJARAN :
MUSTHALAH HADITS
TEMA : PENGANTAR HADITS DHAIF DAN SHAHIH
1
|
Hadits
|
Sesuatu yang disandarkan kepada nabi baik perkataan, perbuatan,
keadaan, pengakuan dan sifatnya
|
2
|
Atsar
|
Sesuatu (riwayat) yang disandarkan kepada sahabat dan tabi'in,
baik berupa perkataan ataupun perbuatan
|
3
|
Ilmu Hadits
|
Ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan hadis
Rasul saw. hingga dapat memberi penilaian apakah suatu hadis memenuhi
kriteria untuk dapat diterima atau tidak.
|
4
|
Illat
|
Kecacatan pada sanad ataumatansuatu hadits yang menyebabkan
turunnyaderajat hadits tersebut.
|
5
|
Sanad
|
Rantaian orang-orang yang menyampaikan matan hadis dari Rasul
saw. , sahabat, tabiin, tabi' al-tabiin dan seterusnya sampai pada orang yang
membukukan hadis tersebut.
|
a. Awal Sanad (hal 22)
|
||
b. Pertengahan Sanad
|
||
c. Akhir Sanad
|
||
6
|
Martabat-martabat sanad
|
|
a. Ulya (hal 50)
|
||
b. Wustha
|
||
c. Dunya
|
||
7
|
Matan
|
Materi berita hadis yang terletak sesudah sanad.
|
8
|
Rowi
|
orang
yang menukil, memindahkan atau menuliskan hadits yang ia terima dari
seseorang atau dari gurunya
|
9
|
Mukhorij
|
Orang yang mengeluarkan atau
mencatat hadits
|
10
|
Shahabiy / Shabiyah / Shahabat
|
Orang yang bertemu dengan Nabi, beriman kepadanya, dan meninggal
dalam keadaan Islam
|
11
|
Tabi’I / Tabi’iyah / Tabi’in
|
Orang yang bertemu dengan Shahabat, dan meninggal dalam keadaan
Islam
|
12
|
Dhaif
|
Hadits yang disebabkan terputus
sanadnya atau cacat pada rowinya, ada syadz dan illat di dalamnya
|
13
|
Shahih
|
Hadis yang sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi-perawi
yang adil, tidak ada syaz dan illat di dalamnya.
|
14
|
Hasan
|
Hadis yang diriwayatkan oleh perawi yang adil, kekuatan
hafalannya di bawah perawi hadis sahih, bersambung sanadnya, tidak mengandung
illat dan syaz. (Muncul di abad ke -3 oleh Tirmidzi, hal 237)
|
Contact :
E-mail : nashers.manziel@gmail.com
